Seorang yang ahli dalam bidang rekaman
mengetahui seluk beluk tentang microphone baik secara teori maupun
praktek. Dia juga memahami seni merekam dan seluk beluk studio broadcast
berdasarkan pengalamanya dan akan terus belajar belajar tentang
microphone sehingga mengetahui kegunaan microphone berdasarkan teknologi
yang ada pada microphone.
Kepekaan antara satu microphone dengan
microphone yang lainnya tidak selalu sama terhadap semua arah kedatangan
suara. Percobaan dan pengukuran akhirnya menghasilkan apa yang disebut
directivity/sensitivity patern.
Arah penerimaan/polar pattren dalam
kebanyakan microphone penerimaan yang diinginkan adalah konsisten pada
semua frekuensi. Jika tidak maka warna suara/frekuensi pada microphone
berbeda.
Arah penerimaan/polar pattren microphone dibagi menjadi tiga yaitu :
Omni Directional
Omni directional umumnya sama dengan
microphone lainnya, tetapi microphone jenis omni mempunyai kelebihan
untuk menangkap suara frekuensi pada sudut 0 derajat terhadap sumber
suara dan mempunyai respon dengan level yang baik pada frekuensi rendah.
Penggunaan microphone di dalam studio yang baik adalah menggunakan
microphone jenis directional cardiodid. Adalah pola yang
sederhana, bentuk pola yang melingkar. Sensitivitas suara sama dari
segala arah, dalam kenyataannya pola Omni kurang sensitif pada bagian
belakang, seperti terlihat pada gambar berikut.
Bi Directional
Pola ini antara depan dan belakang
mempunyai sensitivitas yang sama baiknya. Tetapi pada bagian sampnig
tidak sensitiv, sehingga bentuk polanya mirip dengan angka 8. Pola Bi
Directional sering populer dengan sebutan angka 8. Bi directional yaitu
microphone yang mempunyai 2 arah penangkapan yaitu dari depan dan dari
belakang tanpa menggeser microphone, jenis ini banyak dipergunakan untuk
dialog pada saat sandiwara.
Uni Directional
Pola ini mempunyai arah penangkapan yang
sensitiv dari arah depan saja, pada bagian belakang mengalami pelemahan.
Pola pattren Uni Directional dibagi menjadi tiga, yaitu :
- Cardioid yaitu microphone yang mempunyai arah penangkapan getarannya satu arah yang mempunyai sudut melebar, yaitu arah penangkapan untuk microphone jenis ini begitu bersih pada 0 derajat dengan sumber suara 1 dan tidak tercampur dengan suara yang tidak diinginkan dari sumber suara 2 atau sudut 180 derajat.
- Super Cardioid yaitu microphone yang bentuk arah penangkapan getaran bunyi seperti cardiodid, akan tetapi mempunyai gaung yang lebih besar dari microphone Cardiodid tetapi lebih kecil dari microphone jenis hiper cardiodid.
- Hyper Cardioid yaitu microphone yang bentuk arah penangkapan getaran bunyi seperti cardiodid, akan tetapi mempunyai gaung yang lebih besar disebabkan oleh jangkauan penangkapan yang lebih jauh dari microphone lainnya.
Pada pola Super dan Hyper Cardioid hampir
sama denga Cardioid, tetapi pada bagian samping mengalami perlemahan,
jangkauan lebar derajat juga mengalami penyempitan.
Simpulan:
Dari jenis dan pola penerimaan
microphone, kita dapat memilih microphone yang paling cocok untuk jenis
instrumen musik yang diinginkan. Selain itu setiap pembelian microphone
harus selalu diperhatikan spesifikasinya, karena akan sangat membantu
nantinya dalam hal penggunaanya dalam pemungutan suara pada sebuah
instrmen musik.
Dalam memilih dan penempatan mikropon yang terbaik, harus mempertimbangkan dua aturan penting yaitu:
Pertama
: Untuk membantu mencapai pemungut suara yang baik, jangan ragu-ragu
mengadakan percobaan dalam rangka mendapatkan suatu bunyi yang terbaik
sesuia dengan rasa kita.
Kedua
: Keseluruhan bunyi dari suatu isyarat audio adalah tidak ada yang
lebih baik daripada mata rantai yang paling lemah di dalam jalur
isyarat.






0 komentar:
Posting Komentar